Decision Support Systems: A Summary, Problems, and Future Trends
Pendahuluan
Berkembangnya
bidang yang dikenal sebagai Sistem Informasi dimulai sebagai Electronic Data Processing (EDP), yang Management Inforniation System (MIS),
dan akhirnya Decision Support System
(DSS). EDP terutama berkaitan dengan aplikasi jenis proses transaksi. Hal ini
sangat diharapkan mengingat fakta bahwa komputer awalnya dirancang dan dibangun
untuk memecahkan masalah perhitungan membosankan (seperti menghitung tabel
logaritma dan meja balistik) dan tugas administrasi melelahkan (seperti sensus
tabulasi). Tujuan utama adalah untuk mengembangkan program-program aplikasi
yang mampu mengotomatisasi pekerjaan manual. Selain itu, aplikasi murni di EDP
tidak cukup cocok dengan citra tujuan umum komputer yang mampu melakukan
sesuatu yang dihitung. Pada era 60 pertengahan, Management Inforniation System (MIS) diciptakan untuk sinyal usaha
baru untuk mengembangkan sistem informasi terpadu berbasis komputer yang mampu
memproses dan memasok semua informasi yang dibutuhkan oleh manajemen. Untuk
melengkapi EDP dan juga untuk mengalihkan perhatian dari MIS, Decision Support System (DSS) diciptakan
oleh Morton Keen dan Scott (1978) untuk menunjukkan aspek lain dari pengolahan
informasi, yaitu penyediaan informasi untuk mendukung pengambilan keputusan
manajemen. Oleh karena itu EDP dan DSS merupakan bagian pelengkap dari Komputer
Berbasis Sistem Informasi (CBIS)
Menghadapi
Masalah DSS
1)
Menangkap dan koleksi data
2)
Integritas dan secutiry Data
3)
Masalah terstruktur
4)
Pengelolaan DSS
5)
Efektivitas biaya
6)
Standardisasi
7)
Individu versus Kelompok DSS
8)
Data tidak terlepas dari spreadsheet
Tren Masa Depan DSS
Terlepas
dari kenyataan bahwa tidak ada definisi yang diterima, DSS di sini hanya
tinggal untuk melengkapi aspek transaksi pengolahan EDP. Namun, itu akan
mengambil beberapa waktu sebelum DSS mencapai tahap matang. Sebagaimana adanya,
tren masa depan pengembangan DSS berikut yang dapat diidentifikasi:
1)
Kelompok DSS
Kelompok
pengambilan keputusan memainkan peran utama dalam menentukan urusan perusahaan
(Young, 1983). Bagaimana merancang dan mengembangkan kelompok DSS untuk
mendukung pertemuan kelompok adalah tugas yang kompleks karena kombinasi yang
kompleks dari orang, tempat, waktu jaringan komunikasi, dalam pilihan terbagi,
dan teknologi lainnya.
2)
Pusat Pendukung keputusan
Pusat
pendukungan keputusan adalah konsep yang muncul (Owen dan Volpato, 1985).
Sebuah dukungan keputusan kelompok, dikelola oleh para profesional sistem
informasi yang memahami lingkungan bisnis, membentuk inti dari pusat pendukung
keputusan, dengan teknologi informasi canggih.
3)
Strategis DSS
Untuk
mendukung manajemen strategis DSS adalah area yang diakui pentingnya dan
signifikansi (King, 1984). Ini adalah daerah di mana DSS dapat membuat dampak
besar pada manajemen puncak dan korporasi.
4)
Cerdas DSS
Beberapa
penulis, terutama Nolan (1986), menunjukkan adaptasi kecerdasan buatan (AI) dan
sistem pakar teknik untuk DSS. Namun, penulis paling bawah-memperkirakan
kesulitan dalam mewakili pengetahuan akal sehat yang merupakan masalah yang
belum terpecahkan dalam AI.
Pembahasan yang menarik mengenai definisi DSS, luar biasa saudari astuti..
BalasHapusterima kasih saudara Ardiansyah commentnya :)
BalasHapus