Minggu, 10 Maret 2013

Decision Support System


Decision Support Systems: A  Summary, Problems,  and Future Trends


Pendahuluan
Berkembangnya bidang yang dikenal sebagai Sistem Informasi dimulai sebagai Electronic Data Processing (EDP), yang Management Inforniation System (MIS), dan akhirnya Decision Support System (DSS). EDP ​​terutama berkaitan dengan aplikasi jenis proses transaksi. Hal ini sangat diharapkan mengingat fakta bahwa komputer awalnya dirancang dan dibangun untuk memecahkan masalah perhitungan membosankan (seperti menghitung tabel logaritma dan meja balistik) dan tugas administrasi melelahkan (seperti sensus tabulasi). Tujuan utama adalah untuk mengembangkan program-program aplikasi yang mampu mengotomatisasi pekerjaan manual. Selain itu, aplikasi murni di EDP tidak cukup cocok dengan citra tujuan umum komputer yang mampu melakukan sesuatu yang dihitung. Pada era 60 pertengahan, Management Inforniation System (MIS) diciptakan untuk sinyal usaha baru untuk mengembangkan sistem informasi terpadu berbasis komputer yang mampu memproses dan memasok semua informasi yang dibutuhkan oleh manajemen. Untuk melengkapi EDP dan juga untuk mengalihkan perhatian dari MIS, Decision Support System (DSS) diciptakan oleh Morton Keen dan Scott (1978) untuk menunjukkan aspek lain dari pengolahan informasi, yaitu penyediaan informasi untuk mendukung pengambilan keputusan manajemen. Oleh karena itu EDP dan DSS merupakan bagian pelengkap dari Komputer Berbasis Sistem Informasi (CBIS)
Menghadapi Masalah DSS
1)         Menangkap dan koleksi data
2)         Integritas dan secutiry Data
3)         Masalah terstruktur
4)         Pengelolaan DSS
5)         Efektivitas biaya
6)         Standardisasi
7)         Individu versus Kelompok DSS
8)            Data tidak terlepas dari spreadsheet

Tren Masa Depan DSS

Terlepas dari kenyataan bahwa tidak ada definisi yang diterima, DSS di sini hanya tinggal untuk melengkapi aspek transaksi pengolahan EDP. Namun, itu akan mengambil beberapa waktu sebelum DSS mencapai tahap matang. Sebagaimana adanya, tren masa depan pengembangan DSS berikut yang dapat diidentifikasi:
1)      Kelompok DSS
Kelompok pengambilan keputusan memainkan peran utama dalam menentukan urusan perusahaan (Young, 1983). Bagaimana merancang dan mengembangkan kelompok DSS untuk mendukung pertemuan kelompok adalah tugas yang kompleks karena kombinasi yang kompleks dari orang, tempat, waktu jaringan komunikasi, dalam pilihan terbagi, dan teknologi lainnya.
2)      Pusat Pendukung keputusan
Pusat pendukungan keputusan adalah konsep yang muncul (Owen dan Volpato, 1985). Sebuah dukungan keputusan kelompok, dikelola oleh para profesional sistem informasi yang memahami lingkungan bisnis, membentuk inti dari pusat pendukung keputusan, dengan teknologi informasi canggih.
3)      Strategis DSS
Untuk mendukung manajemen strategis DSS adalah area yang diakui pentingnya dan signifikansi (King, 1984). Ini adalah daerah di mana DSS dapat membuat dampak besar pada manajemen puncak dan korporasi.
4)      Cerdas DSS
Beberapa penulis, terutama Nolan (1986), menunjukkan adaptasi kecerdasan buatan (AI) dan sistem pakar teknik untuk DSS. Namun, penulis paling bawah-memperkirakan kesulitan dalam mewakili pengetahuan akal sehat yang merupakan masalah yang belum terpecahkan dalam AI.

2 komentar:

  1. Pembahasan yang menarik mengenai definisi DSS, luar biasa saudari astuti..

    BalasHapus
  2. terima kasih saudara Ardiansyah commentnya :)

    BalasHapus